Menurut laporan dari media Argentina TyC Sports, sebuah skandal besar mengguncang sepak bola Italia setelah bek andalan Inter Milan, Alessandro Bastoni, resmi masuk dalam pusaran penyelidikan pidana. Pemain yang belakangan ini gencar diincar oleh Real Madrid tersebut menjadi pesepak bola pertama yang dipanggil oleh pihak kejaksaan terkait kasus dugaan prostitusi anak yang melibatkan jaringan agensi hiburan papan atas.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan dokumen yang dirilis oleh La Gazzetta dello Sport, penyelidikan ini berfokus pada sebuah agensi acara bernama "Made" yang berbasis di Cinisello Balsamo. Agensi tersebut diduga kuat mengatur pertemuan intim dan pesta privat untuk para pemain Serie A serta klien kelas atas lainnya. Dari pantauan redaksi, penyelidik menemukan rekaman percakapan mencurigakan antara Bastoni dengan salah satu karyawan agensi tersebut yang bernama Antonio Salmone.
Dalam sadapan percakapan yang terjadi pada tahun 2020 silam, Antonio Salmone diduga menawarkan seorang remaja di bawah umur kepada sang pesepak bola. Menurut transkrip yang beredar, karyawan tersebut menyatakan bahwa gadis itu bersedia dengan syarat diantarkan pulang ke rumahnya keesokan hari. Berdasarkan bukti pesan teks yang disita, Alessandro Bastoni juga sempat mempertanyakan masalah privasi lokasi pertemuan mereka.
Berdasarkan keterangan dari Jaksa Rosaria Stagnaro dan Wakil Jaksa Bruna Albertini, penyelidikan ini menyoroti peristiwa yang terjadi ketika Bastoni masih berusia 21 tahun, sementara gadis yang terlibat baru menginjak usia 17 tahun. Menurut laporan SportMediaset, Bastoni telah menerima pemberitahuan formal mengenai penyelidikan ini dan dijadwalkan memberikan kesaksian resmi di hadapan Kejaksaan Milan.
Dari pengamatan tim redaksi, kasus ini juga mulai merembet ke sejumlah nama pesepak bola terkenal lainnya di Italia. Pihak Guardia di Finanza dikabarkan telah menyerahkan dokumen panggilan kepada tiga pemain lain, yaitu Daniel Maldini, Riccardo Calafiori, dan Kevin Bonifazi. Meski nama ketiganya tidak berstatus sebagai tersangka, mereka tetap diwajibkan hadir sebagai saksi karena nama mereka ikut tercantum dalam riwayat obrolan yang disadap oleh pihak berwenang.