Kabayan55 Kabayan55
/home / berita / Dua Bupati di Sumatra Terjerat OTT...
BERITA

Dua Bupati di Sumatra Terjerat OTT KPK dalam Sepekan Terakhir

Petugas KPK melakukan pengamanan pasca OTT terhadap dua Bupati di Sumatra terkait kasus suap

Petugas KPK melakukan pengamanan pasca OTT terhadap dua Bupati di Sumatra terkait kasus suap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kian gencar melakukan penindakan terhadap pelaku tindak pidana korupsi di tingkat daerah. Dalam kurun waktu sepekan saja, dua kepala daerah di Pulau Sumatra terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh lembaga antirasuah tersebut. Kedua pejabat publik yang diamankan adalah Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby dan Bupati Langkat Syah Afandin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua kepala daerah ini diduga kuat terlibat dalam praktik suap di wilayah kepemimpinan masing-masing. Kendati demikian, keduanya terjerat dalam modus perkara yang berbeda. Bupati Kuansing diduga terlibat dalam kasus jual beli jabatan, sementara Bupati Langkat tersandung perkara dugaan komisi atau fee proyek pada dinas pemerintahan.

Rangkaian operasi senyap ini bermula ketika tim penindak KPK bergerak menuju Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, serta beberapa area di Jakarta sejak Senin 29 Juni 2026. Menurut keterangan pihak berwenang, dalam operasi tersebut KPK berhasil mengamankan sedikitnya 10 orang serta menyita barang bukti berupa satu unit mobil. Pascaoperasi itu, Bupati Suhardiman Amby sempat menyerahkan diri ke KPK sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka bersama Sekretaris Daerah Zulkarnain atas dugaan suap jabatan Sekda.

Dari pantauan redaksi, tensi pemberantasan korupsi tidak mengendur setelah penangkapan di Kuansing. KPK kembali melanjutkan operasi senyap ke wilayah Sumatra Utara, meliputi Kota Binjai, Kabupaten Langkat, hingga Kota Medan pada Kamis 2 Juli 2026. Langkah taktis ini membuahkan hasil dengan dijaringnya sejumlah oknum pejabat dan pihak swasta yang diduga tengah melakukan transaksi haram.

Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan persnya pada Jumat 3 Juli 2026, tim penyidik mengamankan total tujuh orang di wilayah Sumatra Utara. "Tim penyidik mengamankan 7 orang, satu orang penyelenggara negara, 1 orang ASN di Kabupaten Langkat, dan 5 orang lainnya pihak swasta. Dari 7 orang yang diamankan, salah satunya Bupati Langkat. Sebanyak 7 orang itu diamankan di wilayah Langkat, Binjai, dan Medan," ujar Budi.

Melalui pengamatan tim redaksi, Bupati Langkat Syah Afandin langsung diterbangkan ke Jakarta pada Jumat siang guna menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Syah Afandin diduga kuat menerima suap terkait pengaturan sejumlah paket proyek di lingkungan Dinas Pendidikan serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Langkat. Kasus berturut-turut ini kian memperpanjang daftar hitam kepala daerah di Sumatra yang terjerat pusaran korupsi.

// TOPICS
#kpk #ott_kpk #bupati_langkat #bupati_kuansing #syah_afandin #suhardiman_amby #korupsi_kepala_daerah #kasus_suap
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan55 adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terpercaya. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas dari Jakarta Selatan.