Klub raksasa Peru, Sporting Cristal, secara resmi mengumumkan perekrutan penyerang veteran asal Argentina, Hernán Barcos. Pemain yang akrab disapa "El Pirata" tersebut diikat kontrak oleh tim berjuluk Los Celestes hingga Desember 2026 mendatang. Kehadiran striker berusia 42 tahun ini diharapkan mampu mendongkrak performa tim yang sedang mengalami masa-masa sulit.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengumuman resmi di media sosial klub, manajemen Sporting Cristal menyatakan kegembiraan mereka atas kesepakatan ini. "Selamat datang di Rímac, Pirata! Kami bahagia mengumumkan Hernán Barcos sebagai pemain baru Sporting Cristal hingga Desember 2026," tulis klub asal kota Lima tersebut.
Sebelum merapat ke Sporting Cristal dengan status bebas transfer, Barcos bermain untuk FC Cajamarca. Bersama klub lamanya itu, ia tampil kompetitif dengan mencatatkan 17 pertandingan dan membukukan sembilan gol selama Torneo Apertura musim ini. Ketajaman pemain lulusan akademi Racing Club ini dinilai belum pudar meskipun usianya sudah tidak muda lagi.
Menurut data sejarah sepak bola Peru, Barcos pertama kali menginjakkan kaki di negara tersebut pada tahun 2021 saat membela Alianza Lima. Bersama Alianza Lima, ia sukses meraih gelar juara beruntun pada 2021 dan 2022, serta menobatkan diri sebagai pencetak gol asing terbanyak sepanjang sejarah klub dengan koleksi 77 gol dari 189 pertandingan hingga kepergiannya pada 2025.
Dari pantauan redaksi, ketajaman Barcos juga sempat melukai klub besar Argentina, Boca Juniors, di Stadion La Bombonera pada fase kualifikasi Copa Libertadores lalu. Golnya kala itu berhasil menyingkirkan tim asuhan Fernando Gago secara dramatis, meskipun pada akhirnya tim yang ia bela gagal melaju ke fase grup utama.
Kedatangan Barcos terjadi di tengah pergolakan internal klub setelah manajemen Sporting Cristal memecat pelatih asal Brasil, Zé Ricardo, yang baru menjabat selama dua bulan. Zé Ricardo sebelumnya ditunjuk untuk menggantikan Paulo Autuori, namun gagal mengangkat tim dari krisis hasil buruk hingga terdampar di posisi ke-12 klasemen Apertura dengan 19 poin, tertinggal 21 poin dari sang juara Alianza Lima.
Akibat rentetan hasil negatif tersebut, Sporting Cristal kini hanya terpaut tiga angka dari zona degradasi. Selain fokus memperbaiki posisi di liga domestik, tim ini juga harus bersiap menghadapi klub Brasil, Bragantino, dalam babak playoff memperebutkan tiket ke babak 16 besar Copa Sudamericana setelah finis di peringkat ketiga Grup F Copa Libertadores.
"Me convención el hecho de tener la posibilidad de volver a un club grande y estoy agradecido con la dirigencia por eso. Ahora toca trabajar y tratar de salir de esta situación que el club atraviesa (Saya diyakinkan oleh fakta bahwa saya memiliki kesempatan untuk kembali ke klub besar dan saya berterima kasih kepada manajemen untuk itu. Sekarang saatnya bekerja dan mencoba keluar dari situasi yang sedang dialami klub ini)," ujar Barcos saat memberikan keterangan kepada awak media setempat.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa Sporting Cristal kini sedang berpacu dengan waktu untuk menstabilkan kondisi internal mereka. Media lokal melaporkan bahwa manajemen klub sedang mempertimbangkan untuk membawa kembali Roberto Mosquera, pelatih yang sudah berulang kali mempersembahkan gelar juara di periode kepemimpinan sebelumnya.