Presiden Donald Trump resmi membuka perayaan ulang tahun ke-250 Amerika Serikat pada akhir pekan Hari Kemerdekaan 4 Juli ini melalui sebuah pidato patriotik di Mount Rushmore. Dalam pidato tersebut, ia memuji kebudayaan Amerika sekaligus memperingatkan masyarakat mengenai adanya kebangkitan dari "communist menace" atau ancaman komunisme.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengamatan tim redaksi di lokasi, pidato tersebut disampaikan dengan latar belakang megah ukiran wajah granit empat presiden terdahulu AS. Mr. Trump menyatakan pada Jumat malam bahwa identitas Amerika saat ini sedang diserang oleh cita-cita komunis, serta secara khusus menyasar kelompok yang ia sebut sebagai "radicals" dan "extremists" yang dinilai menyerang sejarah Amerika Serikat.
"Ada kebangkitan ancaman komunis di tanah air kita sekarang, termasuk dari para pendatang baru di negara kita yang menganut ide-ide yang sama sekali bertentangan dengan cara hidup kita dan kesuksesan besar kita," ujar sang presiden di hadapan kerumunan massa yang memadati area South Dakota. Menurutnya, seseorang bisa menjadi seorang komunis atau patriot, namun tidak bisa menjadi keduanya sekaligus.
Dari pantauan redaksi, Donald Trump juga menekankan pentingnya nasionalisme bagi setiap warga yang tinggal di AS. "Anda tidak harus dilahirkan di sini, tetapi Anda harus mencintai apa yang telah kita bangun, Anda harus mencintai negara kita," tegasnya menambahkan.
Setelah memaparkan bahaya komunisme, presiden menyatakan bahwa satu-satunya cara untuk memastikan kemenangan Republicans dalam pemilu sela adalah dengan menghapuskan mekanisme filibuster serta mengesahkan SAVE America Act. Undang-undang tersebut nantinya akan mewajibkan warga Amerika untuk membuktikan status kewarganegaraan AS saat mendaftar sebagai pemilih, dan menunjukkan kartu identitas berfoto yang valid sebelum memberikan suara mereka.
Menutup pidatonya, Mr. Trump mengajak masyarakat untuk menjaga warisan bangsa. "Saat kita melangkah ke tahun ke-250 kita, tahun yang luar biasa dan indah, kita tidak boleh lupa: Tidak ada kebebasan Amerika tanpa budaya Amerika, dan tidak ada pendirian Amerika tanpa rakyat Amerika," pungkasnya.