Kabayan55 Kabayan55
/home / berita / Trump Berikan Pengampunan Kepada 11...
BERITA

Trump Berikan Pengampunan Kepada 11 Orang Pelanggar Polusi Udara

Presiden Donald Trump memberikan pengampunan massal kepada terpidana kasus emisi

Presiden Donald Trump memberikan pengampunan massal kepada terpidana kasus emisi

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengumumkan pemberian pengampunan (pardon) kepada sejumlah orang yang terjerat kasus hukum terkait pelanggaran emisi dan pencemaran udara. Berdasarkan pantauan redaksi, langkah kontroversial ini menyasar para individu yang sebelumnya dituntut oleh jaksa federal karena melakukan modifikasi ilegal pada sistem kontrol polusi kendaraan mereka.

Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Trump menyatakan bahwa para pelanggar tersebut sebenarnya hanya berniat untuk "memperbaiki mobil mereka sendiri". Menurut pengamatan tim redaksi, Trump secara terbuka mengkritik penuntutan hukum tersebut sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang dan tindakan yang tidak masuk akal oleh aparat penegak hukum federal.

"SAYA MEMBEBASKAN MEREKA SEMUA, SEKARANG JUGA!," tulis Trump dalam pernyataan resminya di platform Truth Social, sebagaimana dikutip oleh CBS News.

Meskipun pihak White House tidak segera merilis daftar nama secara resmi, pengacara Stewart Cables dan lobiis Jeff Daugherty yang mewakili para terdakwa segera memberikan konfirmasi. Menurut mereka, beberapa nama yang mendapatkan pengampunan penuh di antaranya adalah Ryan Lalone, Wade Lalone, Matt Geouge, Tim Clancy, dan Mac Spurlock.

Berdasarkan informasi lanjutan dari seorang pejabat White House, total terdapat 11 orang yang menerima pengampunan kali ini. Selain kelima nama di atas, individu lain yang turut dibebaskan adalah Joshua Davis, Barry Pierce, Aaron Rudolf, Adam Kidan, Jack Harvard, dan Jonathan Achtemeier. Tiga di antaranya terjerat dalam kasus manipulasi perangkat emisi diesel yang melanggar Clean Air Act.

Menurut Jeff Daugherty, tindakan Trump ini menunjukkan keberpihakan sang presiden terhadap masyarakat yang dianggapnya sebagai korban kriminalisasi. "Terima kasih kepada Tuhan karena telah menggerakkan hati Trump untuk menyetujui pengampunan ini. Trump adalah satu-satunya presiden yang menaruh perhatian pada kasus seperti ini," ujar Daugherty saat diwawancarai media.

Dari pantauan redaksi, keputusan ini bukan yang pertama kalinya dilakukan oleh Trump. Pada musim gugur tahun lalu, ia juga memberikan pengampunan serupa kepada Troy Lake, seorang montir asal Wyoming yang sempat menjalani hukuman penjara selama tujuh bulan akibat menonaktifkan perangkat pengendali polusi udara pada mesin diesel.

// TOPICS
#donald_trump #pengampunan_presiden #clean_air_act #polusi_udara #white_house #amerika_serikat
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan55 adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terpercaya. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas dari Jakarta Selatan.