Perusahaan raksasa elektronik Sony secara resmi mengumumkan rencana untuk menghentikan produksi cakram fisik (disc) untuk konsol video game PlayStation. Berdasarkan keterangan resmi perusahaan pada hari Rabu, lini bisnis mereka akan beralih sepenuhnya ke format digital yang dijadwalkan mulai berlaku pada Januari 2028 mendatang.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut penjelasan pihak Sony, setelah produksi cakram fisik dihentikan, seluruh game baru nantinya hanya akan tersedia secara eksklusif dalam format digital melalui PlayStation Store maupun peritel resmi. Dari pantauan redaksi, kebijakan baru ini dipastikan tidak akan memengaruhi game yang telah dirilis sebelumnya atau game yang dijadwalkan meluncur sebelum tenggat waktu Januari 2028 tersebut.
Sony Interactive Entertainment menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan tren perilaku konsumen secara global. "Ini adalah arah yang alami bagi Sony Interactive Entertainment untuk menyesuaikan diri dengan tren konsumen karena preferensi umum terhadap media digital saat ini secara signifikan telah melampaui cakram fisik," tulis pihak Sony dalam pernyataan resminya.
Berdasarkan catatan sejarah, perusahaan yang awalnya bernama Tokyo Tsushin Kogyo K.K ini didirikan pada tahun 1946 di Jepang. Perusahaan teknologi tersebut memproduksi konsol PlayStation pertama pada tahun 1994, sebuah konsol ikonik berwarna abu-abu yang dilengkapi dengan drive CD-ROM. Sejak saat itu, Sony terus melahirkan berbagai generasi PlayStation, dengan PlayStation 5 sebagai model teranyar saat ini.
Pengumuman transformasional ini muncul menjelang peluncuran game yang sangat dinantikan, Grand Theft Auto VI atau GTA 6, yang kabarnya akan dirilis dalam format digital penuh. Sejumlah analis industri memperkirakan bahwa peluncuran GTA 6 akan menjadi momen paling menguntungkan sepanjang sejarah industri hiburan dunia.
Para penggemar sendiri telah menantikan kelanjutan seri game tersebut selama lebih dari satu dekade, mengingat pendahulunya, GTA 5, dirilis pada tahun 2013 silam. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, jadwal rilis untuk GTA 6 sempat mengalami beberapa kali penundaan hingga akhirnya kini diproyeksikan siap meluncur pada tanggal 19 November.
Seiring dengan pesatnya pertumbuhan penawaran digital, mayoritas konsumen memang perlahan mulai meninggalkan media fisik. Menurut Mat Piscatella, selaku Senior Director dan Penasihat Industri Video Game di firma riset pasar Circana, para pemain video game tercatat hanya menghabiskan 1,5 miliar dolar AS untuk pembelian game fisik baru sepanjang tahun 2025.
Data dari Circana menunjukkan bahwa angka penjualan tersebut merupakan nominal terendah sejak firma tersebut mulai melacak metrik pasar pada tahun 1995. Angka ini berbanding terbalik dengan masa kejayaan media fisik di mana pengeluaran konsumen untuk game cakram sempat mencapai puncaknya di angka 11,6 miliar dolar AS pada tahun 2008 yang lalu.