Presenter kondang Ruben Onsu kembali menjadi pusat perhatian publik setelah secara terbuka membagikan pengalaman pribadinya pascabercerai dari Sarwendah pada tahun 2024 lalu. Dalam sebuah tayangan podcast bersama Nanda Persada di kanal YouTube, Ruben mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami kesulitan dan hambatan untuk meluangkan waktu serta bertemu dengan anak-anak kandungnya.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi dari tayangan tersebut, situasi disinyalir menjadi semakin tidak nyaman bagi Ruben karena kehadiran kekasih baru Sarwendah, Giorgio Antonio. Ruben mengaku merasa selalu diawasi oleh pria tersebut di beberapa momen berharga saat ia sedang menghabiskan waktu bersama kedua putrinya.
Menurut Ruben Onsu, persoalan rumah tangga di masa lalu seharusnya tidak berimbas atau melibatkan anak-anak mereka. Dari pengamatan tim redaksi, ia dengan tegas memperingatkan agar tidak ada pihak luar yang berupaya mencampuri hubungan emosional serta haknya sebagai seorang ayah kandung.
"Tapi kalau ini mau redam, diam dan jangan sentuh anak gue, karena dia ada bapaknya," ujar Ruben Onsu dalam keterangannya di podcast tersebut.
Lebih lanjut, Ruben juga menyampaikan sindiran agar apa yang ia alami saat ini tidak berbalik menimpa Giorgio Antonio di masa yang akan datang. "Kalau gua ya, elu mau apa pun itu, semoga itu tidak menjadi karma suatu saat nanti kalau dia punya anak," tambahnya.
Tidak sampai di situ, Ruben Onsu juga memberikan saran langsung kepada Giorgio Antonio untuk segera meresmikan hubungannya dengan Sarwendah ke jenjang pernikahan. Menurutnya, langkah tersebut akan membuat Giorgio memiliki fokus penuh pada kehidupan barunya sendiri tanpa mengusik pola asuh anak yang sudah ada.
"Makanya gua bilang, mendingan cepat nikahin (Sarwendah), cepat punya anak, jadi lu punya hidup," kata Ruben menyarankan.
Berdasarkan penuturan Ruben, ia juga menyadari adanya anggapan dari sebagian masyarakat yang memintanya untuk mengalah demi kebahagiaan anak-anak. Kendati demikian, presenter program Brownis tersebut menegaskan bahwa persoalan yang dihadapinya di lapangan tidak sesederhana yang dipikirkan oleh orang lain.