Pelatih timnas Swiss, Murat Yakin, menegaskan tidak mengenal kata gentar kendati anak asuhnya harus bersua sang juara bertahan, Argentina, pada babak 8 besar Piala Dunia 2026. Dari kacamata Murat Yakin, Argentina bukanlah tim yang "unbeaten" atau tidak tersentuh kekalahan. Berdasarkan pantauan redaksi, Swiss memiliki modal kepercayaan diri yang tinggi untuk bisa menyingkirkan Lionel Messi dan kolega dari turnamen akbar empat tahunan ini.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Argentina lebih dulu memastikan lolos ke babak 8 besar setelah memetik kemenangan comeback dramatis 3-2 atas Mesir di Atlanta Stadium. Dalam laga tersebut, Lionel Messi menjadi bintang lapangan lewat ukiran satu gol dan satu assist, meskipun sang megabintang sempat gagal menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti. Sementara itu, Swiss melaju ke perempat final setelah menyingkirkan Kolombia lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 4-2 di Stadion BC Place, setelah bermain imbang 0-0 selama 120 menit.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, Swiss sejatinya masuk dalam kategori tim kuda hitam di babak 8 besar ini, di mana kontestan lain didominasi oleh tim-tim favorit juara. Kendati demikian, Ricardo Rodriguez dan kolega merasa tertantang untuk menghadapi Argentina yang disesaki deretan pemain kelas dunia. Organisasi permainan yang solid dari anak asuh Murat Yakin diprediksi akan menjadi kunci utama untuk meredam agresivitas tim Tango.
Laga sengit perebutan tiket semifinal antara Argentina dan Swiss dijadwalkan akan berlangsung di Stadion Arrowhead, Kansas, pada Minggu 12 Juli pagi WIB. Dari pengamatan di lapangan, atmosfer pertandingan dipastikan akan berjalan dengan intensitas tinggi mengingat kedua tim membawa modal yang cukup kuat dari laga sebelumnya.
"Sekarang kami akan bermain melawan juara bertahan. Ini adalah kesempatan unik bagi kami. Namun, jelas bahwa Argentina bukanlah tim yang tak terkalahkan. Saya pikir kami telah bekerja sangat keras dan sekarang kami memiliki kesempatan ini," komentar Yakin dalam konferensi pers yang dikutip dari laman TycSports. Ia menambahkan bahwa dari sudut pandang taktik, Swiss akan mencoba segalanya untuk bersaing dengan sang juara bertahan demi mengamankan tiket ke semifinal.