Pemain tengah tim nasional Argentina, Enzo Fernandez, terlihat emosional dan sempat menyeka air matanya saat melakoni sesi wawancara singkat setelah laga dramatis melawan Mesir. Berdasarkan laporan di lapangan, Argentina sukses mengunci tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah mencatatkan kemenangan comeback sensasional dengan skor tipis 3-2.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dalam laga yang berlangsung di Stadion Mercedes-Benz tersebut, La Albiceleste sebenarnya sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu melalui lesakan Yasser Ibrahim dan Mustafa Ziko. Dari pantauan redaksi, sang juara bertahan kemudian bangkit menyamakan kedudukan lewat tandukan Cristian Romero dan golazo dari Lionel Messi, sebelum akhirnya Enzo Fernandez penentu kemenangan lewat sundulan pada menit ke-90+3'.
Menurut pernyataan Enzo Fernandez dalam wawancaranya bersama Sofi Martinez dari media Mitelefe, keberadaan Lionel Messi di atas lapangan menjadi fondasi utama yang membuat para pemain Argentina menolak untuk menyerah. "Melihat Leo adalah teladan terbesar kami. Maaf saya sedang emosional di sini. Bagaimana dia tidak pernah menyerah, bagaimana dia terus melangkah maju, dia adalah bentuk dari teladan sejati kami," ungkap pemain Chelsea tersebut sembari menghapus air mata bahagianya.
Meskipun Lionel Messi sempat melewatkan peluang emas setelah eksekusi penaltinya ditepis oleh penjaga gawang Mesir, hal tersebut sama sekali tidak meruntuhkan semangat juang sang kapten. Enzo Fernandez menambahkan, "Bahkan di tengah kesulitan, dia selalu menunjukkan bahwa mungkin untuk terus melangkah dan hari ini adalah hadiah besar untuk itu. Kami tahu bahwa terlalu dini untuk pulang, dan kami akan terus berjuang sampai akhir."
Berdasarkan pengamatan pengamat sepak bola asal Semarang, Gigih, dalam Podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, peran Lionel Messi memang sangat krusial bagi skuad asuhan Lionel Scaloni. Menurutnya, Argentina menjadi salah satu favorit juara karena proses transisi skuad yang berjalan mulus serta adanya faktor X dari Lionel Messi yang terbukti mampu mendongkrak moral dan mental bertanding para pemain lainnya.