Berdasarkan laporan pasar transfer terbaru, FC Barcelona kini telah mengetahui nominal yang harus ditebus untuk mendatangkan penyerang muda berbakat milik Bournemouth, Eli Junior Kroupi. Pemain berusia 20 tahun asal Prancis tersebut menjadi opsi alternatif paling potensial bagi klub Catalan jika rencana utama mereka untuk merekrut bomber Argentina, Julián Álvarez, menemui jalan buntu.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Namun, langkah Barcelona dipastikan tidak akan mudah. Menurut pemantauan redaksi, raksasa Premier League seperti Tottenham Hotspur dan Arsenal, serta jawara Ligue 1 Paris Saint-Germain (PSG), turut masuk dalam perburuan tanda tangan sang striker. Tottenham bahkan disebut-sebut sebagai peminat paling serius karena sang manajer, Roberto De Zerbi, sangat mengagumi bakat Kroupi dan mendesak manajemennya untuk segera mempercepat proses negosiasi.
Di sisi lain, pihak internal klub pemilik mencoba membentengi sang pemain. Direktur Eksekutif Bournemouth, Tiago Pinto, menegaskan bahwa Junior Kroupi tidak akan dilepas dalam waktu dekat mengingat kontraknya yang masih tersisa lebih dari empat tahun tanpa klausul rilis resmi. Meski demikian, pengamatan tim redaksi menilai bahwa sikap formal tersebut merupakan strategi klub untuk mendongkrak nilai jual pemain di tengah derasnya minat dari klub-klub elite Eropa.
Pihak Bournemouth ditengarai siap melunak apabila ada klub yang bersedia menyodorkan tawaran fantastis mendekati angka 100 juta euro. Nilai tersebut tergolong sangat tinggi untuk pemain seusianya, tetapi profil ketajaman serta kreativitas Kroupi di lini depan dianggap sepadan dengan investasi jangka panjang tersebut. Barcelona sendiri menyadari bahwa mereka harus bergerak taktis dalam mengelola momentum bursa transfer ini.
Dari pantauan redaksi mengenai peta persaingan, Barcelona sebenarnya memiliki keunggulan daya tarik tersendiri dibanding PSG. Di kubu PSG, sektor penyerang sayap dan tengah sudah cukup sesak dengan kehadiran Désiré Doué, Ousmane Dembélé, hingga Khvicha Kvaratskhelia. Sementara di Barcelona, kepergian Robert Lewandowski serta ketidakpastian masa depan Raphinha membuka ruang lebar bagi Kroupi untuk langsung menembus skuad utama dan menjadi bintang baru di Camp Nou.
Pemain kelahiran Lorient itu dikabarkan sangat tertarik dengan prospek berseragam Barcelona, namun semua keputusan kini bergantung pada kesabaran sang pemain. Jika Kroupi memilih untuk segera mengamankan masa depannya tanpa menunggu dinamika transfer Julián Álvarez selesai, Tottenham berpeluang besar menyalip. Komoditas panas Premier League ini diyakini sulit bertahan lebih lama di Vitality Stadium setelah tampil impresif sebagai salah satu pemain wahyu musim lalu.