Bintang golf dunia, Tiger Woods, kembali menjadi sorotan publik setelah terlibat dalam kecelakaan lalu lintas di Jupiter Island, Florida. Pemenang 15 gelar Majors tersebut sempat ditahan oleh pihak kepolisian setempat setelah menolak untuk menjalani tes urine di lokasi kejadian. Berdasarkan laporan dari Martin County Sheriff's Office, sang atlet beruntung tidak mengalami luka serius dalam insiden tersebut dan kini telah dibebaskan setelah ditahan selama beberapa jam.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut keterangan resmi dari Sheriff John Budensiek dalam sebuah konferensi pers, legenda golf berusia 50 tahun itu menghadapi beberapa tuntutan hukum. "Dia didakwa atas tuduhan mengemudi di bawah pengaruh zat tertentu, pengrusakan properti, dan menolak untuk mematuhi tes yang sah," ujar Budensiek. Pihak berwenang menambahkan bahwa hasil tes alkohol Tiger Woods dinyatakan negatif, namun sang atlet menunjukkan tanda-tuntutan penurunan fungsi kognitif dan fisik saat diperiksa.
Berdasarkan kronologi kejadian, insiden bermula ketika kendaraan SUV yang dikemudikan oleh Tiger Woods melaju dengan kecepatan tinggi dan mencoba mendahului mobil lain yang sedang menarik gandengan. Mobil sang pegolf sempat menyenggol gandengan tersebut hingga akhirnya terbalik ke sisi pengemudi. Dari pantauan redaksi, meskipun kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, Woods berhasil keluar sendiri menyelamatkan diri melalui pintu penumpang tanpa cedera fatal.
Penangkapan ini menambah panjang daftar kontroversi yang menyelimuti karier sang legenda setelah sempat bangkit dari berbagai masalah pribadi dan cedera parah, termasuk kecelakaan hebat di Los Angeles pada 2021 yang hampir membuat kaki kanannya diamputasi. Belakangan ini, Woods sebenarnya sedang fokus memulihkan kondisi fisiknya pasca-operasi punggung dan cedera tendon Achilles demi bisa kembali berkompetisi di level tertinggi golf profesional.
Insiden yang menimpa Tiger Woods ini turut memancing simpati dari berbagai tokoh penting, termasuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Berbicara di Miami, Trump menyampaikan rasa prihatinnya atas situasi yang menimpa sahabat dekatnya tersebut. "Saya sangat menyesal mendengarnya, dia sedang menghadapi beberapa kesulitan. Dia adalah teman dekat saya dan sosok yang luar biasa, namun saat ini dia memang sedang melewati masa-masa yang sulit," ungkap Trump.