Pertandingan sengit tersaji dalam lanjutan pekan ke-10 Primera Division Bolivia yang mempertemukan Real Tomayapo melawan Independiente Petrolero di Stadion IV Centenario, Tarija. Bertindak sebagai tuan rumah, Real Tomayapo langsung berusaha mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit Rodolfo Vera.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan pertandingan, Real Tomayapo sempat membuka keunggulan terlebih dahulu melalui aksi memukau Marvin Bejarano. Pemain tersebut berhasil menyundul bola tanpa kawalan berarti ke gawang Independiente Petrolero yang dikawal oleh Jhohan Gutierrez. Namun, tim tuan rumah juga sempat mencetak gol lain melalui Ramiro Eguez, tetapi dianulir setelah intervensi VAR membuat wasit Rodolfo Vera membatalkan gol tersebut.
Dari pantauan redaksi, tensi pertandingan terus meningkat seiring keputusan-keputusan krusial yang melibatkan teknologi video asisten wasit. Babak pertama juga diwarnai kartu kuning untuk Saul Torres dari kubu tamu dan Denilzon Ramallo dari tim tuan rumah, yang masuk menggantikan Josue Castillo.
Memasuki babak kedua, drama kembali terjadi di lapangan. Independiente Petrolero mendapatkan hadiah penalti setelah wasit Rodolfo Vera meninjau monitor VAR akibat adanya pelanggaran di area terlarang. Rodrigo Rivas yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan peluang emas tersebut dan berhasil menyarangkan bola ke dalam gawang.
Menurut analisis jalannya pertandingan, kedua pelatih juga melakukan sejumlah perubahan taktik di babak kedua demi mengamankan poin. Tim tamu, Independiente Petrolero, menyegarkan lini mereka dengan memasukkan Alan Mercado menggantikan Rudy Cardozo serta Cristian Urdininea yang masuk menggantikan Diego Vargas guna meredam agresivitas serangan Real Tomayapo hingga laga usai.