Derbi Iberia akan menjadi sorotan utama babak 16 besar Piala Dunia 2026 saat Portugal menghadapi Spanyol di Stadion AT&T, Selasa (7/7/2026) pukul 02.00 WIB. Pertemuan dua tim raksasa Eropa ini diprediksi akan berlangsung sengit demi memperebutkan satu tiket ke babak perempat final.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan catatan pertandingan sebelumnya, Portugal datang dengan modal kemenangan dramatis 2-1 atas Kroasia di babak 32 besar. Di sisi lain, Spanyol tampil sangat meyakinkan setelah berhasil membungkam Austria dengan skor telak 3-0.
Tim asuhan Roberto Martinez harus melewati laga yang penuh kontroversi untuk menyingkirkan Kroasia. Cristiano Ronaldo sempat menyamakan kedudukan lewat penalti sebelum Goncalo Ramos mencetak gol penentu kemenangan pada masa injury time.
Gol penalti dari Ronaldo tersebut sekaligus mencatatkan rekor baru dalam kariernya. Dari pantauan redaksi, ini merupakan untuk pertama kalinya megabintang berusia 41 tahun tersebut mencetak gol di fase gugur Piala Dunia.
Gol itu juga seolah menjadi jawaban atas kritik yang sempat menghampirinya setelah tampil kurang maksimal saat menghadapi Kolombia pada fase grup. Terlepas dari performanya yang sempat naik turun, kehadiran Ronaldo dinilai tetap sangat krusial bagi skuad Selecao das Quinas.
Menurut Football Enthusiast Gigih, kehadiran sang kapten tetap sangat penting bagi Portugal meskipun usianya tidak lagi muda. "Portugal butuh pemimpin yang punya suara vokal di lapangan. Siapa lagi kalau bukan Ronaldo," ujar Gigih dalam Podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Dalam laga melawan Kroasia, Portugal sebenarnya nyaris dipaksa menjalani babak perpanjangan waktu setelah Josko Gvardiol mencetak gol pada menit-menit akhir. Namun, beruntung bagi Portugal karena gol tersebut dianulir oleh VAR.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa teknologi sensor di dalam bola mendeteksi adanya sentuhan Igor Matanovic yang membuat Mario Pasalic berada dalam posisi offside. Keputusan itu memastikan Portugal lolos sekaligus mengakhiri perjalanan legendaris Luka Modric di Piala Dunia.
Kemenangan dramatis tersebut juga berhasil menghapus catatan buruk Portugal. Untuk pertama kalinya sejak tahun 1966, mereka mampu memenangi pertandingan di ajang Piala Dunia setelah sempat tertinggal lebih dulu dari lawannya.
Meski demikian, Portugal masih dibayangi rekor kurang meyakinkan di fase gugur turnamen besar. Mereka tercatat tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2010 dan 2018, serta Euro 2020, sebelum hanya mampu mencapai babak perempat final di Piala Dunia 2022 dan Euro 2024.
Di kubu lawan, Spanyol justru datang dengan tingkat kepercayaan diri yang sangat tinggi. Juara Eropa tersebut tampil sangat dominan ketika menyingkirkan Austria tiga gol tanpa balas lewat dua gol Mikel Oyarzabal dan satu gol Pedro Porro, ditambah catatan impresif pertahanan mereka yang belum kebobolan sepanjang turnamen.